DeadSquad & Revenge The Fate Hentak Kendal

PUASKAN PENGGEMAR-Penampilan grup musik DeadSquad saat tampil di Kendal.


KENDAL-Grup musik DeadSquad dan Revenge The Fate tampil menghentak publik Kendal, saat hadir sebagai suguhan utama Super Music Hell Noise 2016 di Stadion Madya, Rabu (31/8/2016) malam kemarin. Dua band metal kenamaan tanah air ini, mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung yang sebagian anak muda.

Naik panggung bergantian dalam sesi utama pergelaran mulai pukul 8 malam lebih, suguhan live concert mereka membuat para Superfrend, Pasukan Mati (sebutan fan Deadsquad) dan Colony (sebutan fan Revenge The Fate), larut dalam suasana. Apalagi, panggung konser selebar 20 meter yang digunakan, menyuguhkan nuansa artistik permainan lighting, serta dua layar multimedia 10x10 meter dan LED backdrop.

Aksi Deadsquad tampak begitu atraktif. Koleksi lagu dari tiga albumnya, dibawakan dengan lengkingan-lengkingan suara saat mulai menyanyikan lagu. Penampilan Daniel Mardhany (Vocal), serta Stevie Item (Guitar), Bonnie Sidharta (Bass), Coki Bollemeyer (Guitar) dan Andyan Gorust (Drum), juga diirngi tampilan gambar-gambar artistik di LED backdrop.

“Kendal luar biasa. Terima kasih kehadiran kalian. Konser malam ini juga istimewa karena dua hari kemarin (29 Agustus), satu dekade Deadsquad. Karena itu, nikmatilah lagu-lagu kita malam ini,” kata Daniel menyapa penonton.

Sebagai pemuncak acara, Deadsquad tampak memuaskan penonton. Leboih dari 10 lagu dibawakan malam itu. Antara lain Pasukan Mati, Dimensi Keterasingan, Anatomi Dosa, Patriot Moral Prematur. Tak ketiggalan Lahir Meta Satir dan Pragmatis Sintetis, lagu dari album ketiga Tyrenation.  

Sebelumnya, Revenge The Fate mengawali konser membawakan tak kurang 7 lagu, yang semuanya beraroma deathcore. Selain lagu lama Beyond The Hatred, Illusion dan Jengah, mereka juga menyodorkan track baru seperti All Broke By Hate, Poseidon dan Ambisi.

“Selamat malam sobat Kendal. Terima kasih atas kedatangan kesini. Mau request lagu apa nih? Malam ini Revenge The Fate akan memanjakan kalian semua!,” seru Anggi Ariadi sang vokalis.

Penampilan band asal Kota Bandung ini tetap kompak, meski malam itu mereka harus tampil tanpa salah satu gitaris karena ada keperluan keluarga. “Kita minta maaf ada gitaris kita nggak bisa ikut karena ada perlu. Tapi ntar di kota berikutnya, kita tampil lengkap,” imbuh Anggi. (x)

Komentar